
Are you sex mania??...artikel comotan ene lumayan loh guys buat nambah-nambah pengetahuan kita tentang kadar seks dalam diri kita. Maap bukan mengumbar vulgarisme *paan yah...*..hanya berbagi tentang sex knowledge buat yang belum tahu. Ada yang udah nunggu - nunggu artikel ene di dteepz, maap yah guys baru bisa posting. Kadang sama visitors nya blog ene dianggap blog vulgar yang penuh 'seksasi seksasional'...bagaimana menurut teman-teman??
Thanks to Gang Dolly yang sudah mengijinkan anna buat nge-post artikel ene, meski dengan sedikit editan disana - sini. Semoga artikelnya berguna dan wajib dibaca yah guys.
Ekspresi seksual merupakan kebutuhan biologis dari manusia. Tetapi saat kebutuhan dan dorongan seksual tersebut begitu kuat serta mendominasi kehidupan , pekerjaan serta kesehatan, bisa jadi anda mengalami perilaku seks kompulsif (Compulsive Sexual Behaviour/CSB).
Seks Kompulsif sering disebut hiperseks, nymphomania atau erotomania. Bahasa gaulnya adalah maniak seks atau kecanduan seks. Tetapi dua istilah terakhir ini biasanya berkaitan atau merujuk pada tingginya aktivitas seksual bersama penggunaan alkohol, narkoba atau pun perjudian.
Perilaku seks kompulsif secara umum adalah sebagai suatu kelainan yang dialami seseorang dalam mengendalikan impuls atau dorongan seks. Akibat kelainan ini, seseorang tidak mampu menolak godaan atau dorongan melakukan suatu tindakan yang merugikan diri sendiri atau pun orang lain. CSB adalah masalah serius yang dapat mengganggu kehidupan seseorang dan dapat mengancam kesehatan. Pada kelainan seks ini, dapat merubah perilaku yang normal menjadi lebih ekstrim.
GEJALA CSB
Secara umum, gejala perilaku seks kompulsif dapat dikenali dari pola-pola perilaku berikut ini:
♥ Memiliki banyak pasangan seks atau affair di luar perkawinan yang sah.
♥ Berhubungan seks dengan pasangan baru yang belum dikenal atau jasa prostitusi
♥ Menghindari keterlibatan emosional dalam hubungan seksual
♥ Menggunakan layanan komersial yang mengumbar seksualitas lewat telepon atau internet
♥ Masturbasi dengan frekuensi sangat sering.
♥ Seringkali melihat atau menggunakan materi-materi pornografi.
♥ Melakukan hubungan seks bersifat masokisme dan sadisme.
♥ Mengekspos atau memamerkan seksualitas kepada umum (eksibisionisme)
PENYEBAB CSB
ABNORMALITAS OTAK
Penyakit atau kondisi medis tertentu kemungkinan dapat menimbulkan kerusakan pada bagian otak yang mempengaruhi perilaku seksual. Penyakit seperti multiple sclerosis, epilepsi dan demensia juga berkaitan dengan CSB . Selain itu, pengobatan penyakit Parkinson dengan dopamine diduga dapat memicu perilaku CSB.
SENYAWA KIMIA OTAK
Senyawa kimia pembawa pesan antarsel otak (neurotransmiter) seperti serotonin, dopamin, norepinephrine dan zat kimia alami lain dalam otak berperan penting bagi fungsi seksual dan mungkin juga berkaitan dengan CSB meski belum jelas mekanismenya.
ANDROGEN
Hormon seks ini secara alami terdapat pada pria dan wanita. Walaupun androgen juga memiliki peran yang sangat penting dalam memicu hasrat atau dorongan seks, belum jelas apakah hormon ini berkaitan langsung dengan CSB.
PERUBAHAN SIRKUIT OTAK
Beberapa ahli membuat teori bahwa CSB adalah sebuah jenis kecanduan yang menimbulkan perubahan para sirkuit syaraf otak yang menjadi sarana komunikasi antara satu sel dengan sel lain dalam otak. Perubahan ini dapat menimbulkan reaksi psikologis menyenangkan saat terlibat dalam perilaku seks dan reaksi tidak menyenangkan ketika perilaku itu berhenti.
Pria dan wanita yang mengalami CSB mereka tampaknya hidup normal, namun sebenarnya tidak. Mereka seringkali kesulitan menciptakan dan mempertahankan keintiman secara emosional. Mereka lalu mencari kepuasan melalui perilaku seks, tetapi pemenuhan kebutuhan itu cenderung tidak tercapai sehingga kehidupan mereka menjadi terasa hampa. CSB juga dapat dialami siapa saja tanpa mempedulikan preferensi seksual , baik heteroseks, homoseks atau pun biseks.
Sumber : Gang Dolly













