Sunday, October 12, 2008

ALASAN MENIKAH


Postingan ini mengupas tentang bagaimana seseorang merasa perlu untuk menikah, memutuskan waktu yang tepat dan kenapa harus menikah. Anna kebawa sama temen - temen yang kayaknya banyak yang punya planning buat nikah dalam waktu dekat ene, diantaranya si N, A , S , E , H .......( cari tau dengan jarimu...) koq cuma inisial??? biarin ah tar pada GR lageee kalo disebut. Penyumbang judul ene adalah salah seorang fans 'de teepz, thx bro buat masukannya, you make me alive.......

Mungkin diantara temen- temen blogger ada yang mem-planning kan buat nikah dalam waktu dekat, ato masih pacaran, PDKT, atopun yang lagi tunangan, sebaiknya you must read it first. Kenapa seseorang itu memutuskan buat pacaran, tunangan dan nikah. Kalau dalan agama tidak ada istilah pacaran, yang ada ta'aruf atau proses memilih.

Perkawinan merupakan komitmen di antara dua orang yang tidak boleh disalah artikan. Pastikan Anda menikah untuk alasan yang tepat, bukan untuk alasan yang salah.

Banyak alasan diutarakan disini, mohon di koreksi kalau ada kesalahan, namanya juga manusia. Anna coba mengulas tentang alasan - alasan yang seharusnya dan yang tidak seharusnya menjadi dasar dari menikah.

Alasan - alasan yang sering salah dan rancu :

- Married before 'accident'
Alasan ini sangat salah dan tidak cukup kuat membuat seseorang harus buru - buru memutuskan menikah. Meskipun di dalam masyarakat sering menganggap sebaliknya. Masih ada batasan norma yang tidak boleh dilanggar. Alasan menikah karena alasan ini hanya akan membuat keduanya saling merasa terpaksa, dan itu tidak sehat.

- Menikah karena dijodohkan
Dari jaman dulu fenomena ini sudah ada, dan masih berlaku sampai sekarang. Bedanya jaman dulu rata-rata mereka bisa menerima siapa yang akhirnya dijodohkan. Sekarang seiring dengan berubahnya pola pikir, cara pandang dan kehidupan sekarang lebih berkembang dan lebih demokratis maka sudah jarang ditemukan lagi. Menikah dengan alasan ini sedikit banyak ada unsur paksaan.

- Menikah karena alasan kebutuhan seks
Tidak bisa dipungkiri alasan seseorang menikah juga pada akhirnya tentang pemenuhan seks. tapi kalau ini dijadikan alasan utama, koq rasanya kurang tepat kalau tidak diiringi tanggung jawab dibelakangnya. Pernikahan bukanlah sebagai sarana untuk melegalisasi pemuasan nafsu seks.

-Menikah karena alasan ekonomi
Di dalam kehidupan masyarakat bahkan didalam sinetron - sinetron sudah banyak dicontohkan kehidupan pernikahan seperti ini. Alasan yang sangat tidak tepat, adan harus dihindari. Karena kebutuhan ekonomi bukan segalanya meskipun penting. Kehidupan juga berputar terus, akan kan terjadi perceraian saat roda itu sedang dibawah ??? . Mungkin....karena dasarnya hanya karena alasan ekonomi.

Alasan - alasan yang tepat :

- Menikah karena ingin berkeluarga
Alasan yang tepat saat anda memutuskan untuk menikah adalah karena anda membutuhkan pendamping untuk membentuk suatu keluarga baru. Biasanya seseorang yang matang secara psikis, mental dan lahiriah akan mulai memikirkan tentang pernikahan.

- Menikah karena menginginkan ridho Allah
Pernikahan yang sakral tidak boleh disertai niatan - niatan selain mengaharap ridho Allah. Karena pada dasarnya menikah itu salah salah satu anjuran agama. Menikah karena agama bisa menepis seseorang untuk lebih pasrah kepada tuhan.

-Menikah sebagai perwujudan kasih sayang
Jika anda dan pasangan anda sudah saling mengasihi dan menyayangi, serta anda mulai merasakan ketakutan, maka segeralah menikah. Pernikahan sedikit banyak mengurangi sikap ketakutan akan kehilangan pasangan, meskipun setelah menikah anda tetap jadi orang yang posesif. Setidak tidaknya merasalah menjadi "Im the Winner", karena anda telah dipilih pasangan anda untuk menjalani pernikahan dan hidup bersama.

-Menikah untuk meneruskan keturunan
Alasan menikah adalah membentuk dan meneruskan keturunan kita. tapi hendaknya disertai niat tulus dan suci bukan napsu. Bukan berarti tiap menikah orang harus mempunyai keturunan ( pada kasus tertentu..). Tapi jadikanlah keluarga anda dan keturunan - keturunan anda seseorang yang mensupport anda.

Alasan,dasar dan pondasi yang kuat untuk sebuah perkawinan adalah kecocokan, cinta, kasih sayang, kepercayaan, dan komunikasi. Anna tidak punya wawasan luas tentang artikel ini, hanya sebatas itu. Silakan teman teman menambahkannya.

Disamping alasan - alasan yang benar dan salah, ada pertanyaan yang kadang muncul dan ditanyakan sebelum anda menikah.

a. Apakah itu pasangan pilihan anda ??
b. Apakah anda sayang dengan pasangan anda ??
c. Apakah dia orang yang tepat untuk anda ??
d. Apakah anda cukup komunikasi dengan pasangan anda ??
e. Apakah anda menyukai pasangan anda ??
f. Apakah anda tidak keberatan dengan pasangan anda ??
g. Apakah anda yakin dengan pilihan anda ??
h. Apakah anda tidak salah orang ??
i. Apakah pasangan anda yang terbaik buat anda ??
j. Apakah anda merasakan kecocokan dengan pasangan anda ??

Kalau pertanyaan - pertanyaan itu bisa anda jawab dengan benar, silakan anda memplanningkan sebuah pernikahan. Jika masih ragu...yah pikirkan kembali. Toh pernikahan itu menyatukan dua pribadi dan dua kepala yang berbeda untuk membentuk satu tujuan pernikahan, yaitu kebahagiaan.Selamat bagi yang sedang merencanakan pernikahan !!