
Sedang hamil kah anda saat ini ??....Lingkungan sekitar tempat tinggal anda pasti pernah menyarankan serta melarang ini itu. Tidak selamanya hal – hal yang disarankan ataupun dilarang itu seratus persen benar. Ada kalanya orang –orang masih pakem dengan yang namanya mitos. Tapi djeng coba deh kita review lagi menggunakan akal sehat kita, apakah hal tersebut cuma sekedar mitos atau kebenaran.
Ada tuh tetangga yang bilang sama Bu Ratna yang lagi hamil, “djeng ratna jangan deket-deket deh sama kucing tar bisa keguguran”. Coba contoh ini kita pelajari lagi, apa hubungannya kucing sama keguguran ??.
Toksoplasma gondii adalah protozoa yang menginfeksi hampir semua spesies binatang berdarah panas (sapi, kambing, domba, tikus, babi), termasuk pula manusia, yang dapat menimbulkan penyakit toksoplasmosis.
Menurut siklus hidup Toksoplasma, kucing adalah satu satunya binatang dimana toksoplasma ini berada pada stadium sexualnya, dan karenanya kucing adalah reservoir utama toksoplasma ini. Dari mana kucing mendapat infeksi toksoplasma? dari makanan nya yang berasal dari daging, dari sifat carnivoranya. Kalau seumur hidup kucing tidak pernah makan daging, tentunya dia tidak akan terinfeksi toksoplamsa.
Bagaimana pada janin? atau ibu hamil ? Infeksi toksoplasma pada janin (Congenital Toxoplasmosis) timbul akibat infeksi primer akut ketika sedang hamil. Berat ringannya tergantung kapan ibu hamil tersebut terkena infeksi. Pada kehamilan 3 bulan pertama, parasit jarang yang menembus plasenta dan menyerang janin ( saya tidak tahu kenapa), namun bila ternyata bisa menyerang janin, maka janin itu akan menderita banyak masalah kesehatan. Sebaliknya pada kehamilan 3 bulan terakhir, banyak parasit yang dapat menembus plasenta dan menyerang janin, tapi justru sedikit resiko kesehatan bagi janin itu. Bayi ini kemudian setelah lahir bisa menunjukkan gejala toksoplasmosis bila tidak diobati.
( sumber: CDC, Cat Francier's Assocoation )
Ternyata kotoran kucing yang bikin ternak toksoplasma. Jadi bener tuh kata tetangga Bu Ratna harus jauh- jauh sama kucing ,so lebih baek cari amannya ajah deh djeng. Paling susah emang buat para pencinta kucing, berat deh rasanya harus jauh-jauh dari binatang kesayangan ( termasuk aqyu….hiks )
Ada lagi Bu Diaz yang bilang “Bayinya pasti perempuan deh, kliatan dari perutnya agak bulat”. Weleh ibu yang satu ini suka gak realistis, udah kaya’ dukun ajah maen tebak-tebak an. Jenis kelamin bayi tidak bisa dideteksi dari bulat, lonjong, tinggi, ataupun rendahnya posisi perut. Bulat atau rendahnya perut tergantung bentuk badan seseorang. Mungkin saat hamil pertama kelihatan lebih datar daripada kehamilan kedua. Hal ini disebabkan otot yang telah mengendur saat kehamilan kedua sehingga perut kelihatan lebih rendah. So hubungan dengan jenis kelamin ??? yah gak nyambung djeng…………!!
Ada lagi ibu yang sok tau namanya Bu dewi, “Makan ikan akan menyebabkan bayi amis”. Astaga djeng ini dari planet mana yah. Justru ikan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena ikan mengandung protein dan omega 3 yang berguna dalam pembentukan otak bayi, apalagi yang masih segar.
Dan ada ibu yang agak modern nie dikompleks Bu Ratna, namanya djeng Arella. Bu Ratna disarankan untuk aktif jalan kaki dan sering beraktifitas dengan catatan yang sesuai dengan kondisi ibu hamil. Hal tersebut sangatlah benar, karena aktifitas jalan kaki mampu memperlancar persalinan, karena dapat melatih otot-otot lebih lentur ketimbang mereka yang malas-malasan.
Jadi inti dari semua adalah para ibu hamil sangat-sangat disarankan mempunyai gaya hidup sehat agar perkembangan bayinya juga bagus. Istilah ngidam sebenarnya hanya mitos di Indonesia saja. Umumnya orang ngidam makanan asin ataupun asam. Hal ini hanyalah pengalih dari rasa mual yang timbul saat hamil. Yang penting jaga kondisi saat hamil, banyak olah raga hamil agar persalinan lancer. Selamat Hamil…!! ( sstt…tapi anna lom siap juga buat pregnant…)









