Diantara semua ke modern an sekarang ini, kita tidak boleh mengacuhkan mitos dan mempercayainya, cukup kita ketahui dan tahu saja. Kadang mitos mampu mengalahkan logika, apalagi sebagai wanita kadang logika di nomor duakan (becanda guys). Berikut ada beberapa mitos-mitos tentang rambut, boleh dibaca, dipercaya, ataupun dilakukan. Mitosnya dalam hal ini tidak berhubungan dengan masalah mistis atau sejenisnya. Melainkan tentang kebiasaan - kebiasaan dalam merawat mahkota rambut kita.Myth a. Rokok dan merokok dapat mempercepat tumbuhnya uban
Hal ini “ Benar ”
Ada sebuah penelitian tentang para perokok berhubungan dengan kondisi rambut mereka. Penelitian tersebut menyatakan para perokok resiko 4 kali lebih cepat mempunyai rambut beruban daripada orang yang bukan perokok.
Myth b. Sinar UV menyebabkan rontok rambut
Hal ini “ Salah “
Rambut adalah satu - satunya pelindung kepala dari sengatan matahari. Dan sinar yang mengenainya hanya sampai permukaan rambut saja. Hal tersebut dipastikan tidak akan membuat rambut rontok. Karena kerontokan rambut berasal dari kerusakan di dalam folikel rambut karena tertutupnya pori - pori dengan zat tertentu.
Myth c. Rambut pecah - pecah dapat diatasi dengan conditioner
Hal ini “ Salah “
Karena conditioner bukan pemecah masalah ini, conditioner hanya berfungsi mencegah kerusakan rambut ( dengan catatan tidak berlebihan aplikasinya). Hal ini di karenakan sifat conditioner yang bersifat halus dan melembutkan lapisan kutikula rambut. Sehingga rambut anda gampang diatur dan rambut anda akan terlindungi dari kerusakan.
Myth d. Stress penyebab kerontokan rambut
Hal ini “ Benar “
Kondisi jiwa, mental dan emosi amat sangat mempengaruhi kondisi rambut kita. Karena paling dekat hubungannya dengan rambut, maka stress yang mendalam atau karena sehabis menderita penyakit yang dalam dapat menyebabkan menghambat bahkan menghentikan pertumbuhan rambut sementara. Bila kondisi jiwa, keadaan fisik membaik dan stress telah berkurang maka pertumbuhan rambut juga berpengaruh baik dan akan normal kembali seperti semula.
Myth e. Sisir dapat menularkan penyakit
Hal ini “ Benar “
Hal ini akan terjadi bila anda saling meminjamkan atau bertukar sisir dengan orang yang menderita kutu rambut, maka anda juga ikut tertular. Karena perpindahan kutu tersebut juga dapat melalui sisir dan alat - alat penata rambut lainnya. Mulailah menggunakan sisir dan alat-alat lainnya sendiri tanpa bertukar dengan orang lain.
Myth f. Sering keramas membuat rambut kering dan rontok
Hal ini “ Salah “
Penyebab rambut rontok bukanlah seringnya kita keramas. Melainkan lebih berkaitan dengan keadaan folikel rambut. Frekuensi keramas anda tidak berkaitan langsung dengan masalah rambut kering dan rontok. Usahakan maksimal keramas 3 kali dalam seminggu dan menggunakan sampo yang sesuai dengan jenis rambut untuk menjaga kebersihan dan kelembutan rambut anda. Dan gunakan shampo sesuai dengan jenis rambut anda serta sesuaikan takaran, jangan berlebihan.
Myth g. Tidur dengan rambut basah menimbulkan jamur
Hal ini “ Salah “
Jamur tidak hanya berasal dari rambut basah yang menempel pada bantal selama kita tidur. Jamur di kulit kepala (tinea capitis) biasanya rentan menyerang anak-anak, karena kekebalan tubuhnya masih lemah dibanding orang dewasa.Infeksi pada kulit kepala dapat berasal dari penularan bakteri dari manusia, binatang atau alat untuk menata rambut tidak terjaga kebersihannya.
Myth h. Sering memotong rambut membuat rambut lebih cepat panjang
Hal ini “ Salah “
Buka karena memotong rambut, maka kita akan mempunyai rambut tebal dan panjang. Banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan rambut panjang dan tebal. Selain nutrisi juga perawatan yang benar. Rambut memiliki waktu yang konsisten untuk tumbuh dengan sendirinya, kecuali jika Anda menderita penyakit tertentu. Anda dapat gunakan produk rambut yang dapat menambah volume rambut atau bahkan mengubah model rambut agar lebih terkesan tebal.









